Tahun I - Edisi 01 - Juli-Agustus 2004
JOEROES PEMBOEKA
4 Langkah Pertama Pepatah ada bilang, `Perjalanan seribu li dimulai dengan langkah pertama.` Ririungan para penggemar Cerita Silat yang digelar di kota Bandung, atau menterengnya disebut sebagai Ban Liong Tayhwee, adalah langkah pertama perjalanan baru dimulai ini.
KEJADIAN
6. Bandung Tayhwee Di hari Minggu tanggal 6 Juni itu, dua tokoh papan atas, Pangesti dan Nasruddin Madjid, muncul di Kiong-Khie bak-tiam (aka lapo daging miyazaki), disambut Ban-Liong siang-koay yang sibuk petang2an pak-tauw-tin dan adu hoat-soet. Segera beberapa liauw-loo laen menyusul. Saat surya tepat di atas genteng, Pa-shia djie-loo dan Kwa-siansing pun tiba.
LELAKON
10. House of the Flying Daggers Festival film Cannes, Perancis, yang berlangsung tanggal 12-23 Mei 2004 berselang digetarkan oleh pemutaran satu film kungfu karya sutradara besar Zhang Yimou, The House of the Flying Daggers (HFD), yang meski tak memperoleh piala, mendapatkan penghargaan standing ovation atau tepuk tangan sambil berdiri dari para pengunjung yang memadati theater yang memutar film tersebut. Film ini ditengarai akan melampaui Crouching Tiger, Hidden Dragon.
DOEA HALAMAN
14. Pendekar Empat Alis
WARTA KANG-OUW
16. Dari Novel Menuju Layar Lebar
GORESAN PIT
17. Mengungkap Kisah Kang Lam Hoo Pengarang Cersil Wang Dulu (1909-1977) adalah nama pena dari Wang BaoXiang yang lahir dari keluarga Manchu di Beijing. Ia merupakan pengarang novel Wuxia atau kisah kungfu yang sangat laris pada tahun 1930-an. Kisah-kisahnya berbasis pada kisah cinta dan tragedi yang dibungkus dalam rangkaian kisah silat. Yang menarik Wang telah menguraikan kisahnya dengan sangat membumi, mengetengahkan kisah keseharian dalam kehidupan masyarakat saat itu, sehingga pembaca bisa seakan-akan terlibat di dalamnya.
45. Menelusuri Jejak Thio Boe Kie 54. Tak Ingin Dicemburui Pasangan 58. Kenapa Pendekar Suka Balas Dendam
CERITA SILAT BERSAMBUNG
21 Kim Coa Kiam Di saat matahari sedang turun dan rombongan gowak terbang pulang, di satu jalanan dari pegunungan Tjin Nia di Siamsay, satu anak muda lagi kasi kudanya jalan pelahan2, karena ia sedang menikmati pemandangan alam mendekati magrib yang indah permai.
34. Pendekar Merana
MUSTIKA TENGAH
Tabel Chin Yung
SECANGKIR ARAK
50. Peruntungan
RESENSI
56. Film-film Koleksi Cinekom
DAPUR ANG CIT KONG
60. Ayam Jinsom
|